From Zero to Hero

From zero to hero, begitulah kesan saya terhadap apa yang telah saya dapatkan setelah setahun berlalu sejak saya mengikuti kegiatan Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2008. Begitu banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan AHMBS 2008 dan saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari hingga saya dapat berkembang menjadi individu yang lebih baik.
Perubahan menjadi individu yang lebih baik tersebut saya rasakan secara nyata. Setelah mengikuti AHMBS 2008, prestasi saya cukup meningkat baik di bidang akademik maupun non-akademik. Apabila di tahun-tahun sebelumnya biasanya saya hanya mendapatkan setidaknya satu prestasi setiap tahunnya, maka setahun setelah saya mengikuti AHMBS 2008, lebih banyak lagi prestasi membanggakan yang telah saya dapatkan.

Sebulan setelah mengikuti AHMBS 2008, saya memperoleh prestasi sebagai Juara I Lomba Komputer JCO Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Pada bulan Mei 2009, saya terpilih menjadi Juara II Siswa Berprestasi Kota Padang 2009. Puncaknya adalah pada bulan Juli 2009, ketika saya terpilih menjadi delegasi Indonesia untuk Japan East-Asia Network of Exchange for Student and Youths Programme dan berangkat ke Jepang selama dua minggu mengikuti program tersebut. Pada saat yang bersamaan saya turut menjadi 30 orang finalis terbaik Dataprint Academy Indonesia 2009 dan satu-satunya wakil dari Sumatra Barat.

Tidak hanya prestasi yang saya dapatkan. AHMBS 2008 telah menempa diri saya menjadi pribadi yang memiliki sifat yang luhur dan mulia. Melalui kegiatan-kegiatan yang berlangsung selama AHMBS 2008, saya mendapatkan pelajaran mengenai kepemimpinan, nasionalisme, persahabatan, kerja sama, hingga kepedulian sosial, dan semua ini memberikan hal yang positif bagi saya dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam pergaulan saya terhadap lingkungan dan teman-teman saya.

***

“Jadilah dirimu sendiri, jadilah dirimu yang selalu memberi dan mengasihi terhadap sesama, dan bersyukurlah kepada Tuhan yang telah memberikanmu nafas kehidupan.”
Oma Lien, lansia penghuni Panti Wreda Sasana Tresna Wreda
Pada hari ketiga kegiatan AHMBS 2008

Kepedulian sosial merupakan prinsip terpenting yang saya dapatkan selama mengikuti AHMBS 2008. Saya masih mengingat pelajaran-pelajaran berharga yang saya dapatkan ketika saya diajak mengunjungi Panti Wreda Sasana Tresna Wreda di Cibubur, Jakarta Timur pada hari ketiga kegiatan AHMBS 2008.

Di Panti Wreda Sasana Tresna Wreda, saya melihat kepedulian sosial yang tinggi dari pengurus panti wreda terhadap para lansia. Mereka begitu tulus dan penuh kasih sayang dalam merawat lansia yang berada di panti wreda bagaimanapun kondisi dan keadaan mereka saat itu.

Saya juga bertemu dengan Oma Lien, salah seorang lansia yang berada di panti wreda tersebut yang memberikan banyak nasihat kepada saya. Di antara sekian banyak nasihat-nasihat berharga dari Oma Lien yang saya dapatkan dan berbekas di hati saya adalah agar kita memiliki jiwa sosial dan selalu memberi dan mengasihi terhadap sesama.

Prinsip kepedulian sosial dan nasihat berharga dari Oma Lien ini pulalah yang saya bawa dan pegang teguh ketika saya memutuskan untuk terjun menjadi seorang relawan saat gempa bumi mengguncang Sumatra Barat, daerah asal saya pada 30 September 2009. Meski saya sempat berpikir bahwa saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa, tenaga saya mungkin belum cukup untuk membongkar puing-puing bangunan dan mengevakuasi jenasah yang tertimbun di dalamnya akibat gempa, saya belum memiliki keahlian dalam hal merawat atau mengobati korban-korban yang kesakitan layaknya seorang dokter, dan apa yang saya punyai tidak cukup untuk memberikan bantuan kepada korban gempa yang kelaparan ataupun membutuhkan pakaian dan selimut hangat di malam hari, namun dengan berpegang teguh pada prinsip kepedulian sosial yang saya dapatkan selama mengikuti AHMBS 2008, saya mencari jalan lain untuk tetap membantu saudara-saudara saya yang menjadi korban gempa bumi dengan menjadi relawan translator bagi organisasi World Health Organization (WHO).

Di samping menjadi seorang relawan translator, selama berada di WHO saya juga bertugas melakukan koordinasi dengan relawan asing mengenai daerah-daerah yang memerlukan bantuan tapi belum mendapatkan bantuan sehingga mereka dapat menuju daerah tersebut untuk memberikan bantuan.

Mungkin apa yang saya lakukan ini tidaklah begitu banyak berarti dalam membantu saudara-saudara saya yang menjadi korban gempa bumi di Sumatra Barat. Namun saya berharap, prinsip kepedulian sosial yang mulai tumbuh saat saya mengikuti AHMBS 2008 dapat terus berkembang, saya pegang teguh, dan saya terapkan dalam hal apapun, kapanpun, dan di manapun.

***

“Kami mengharapkan, seluruh pelajar yang menjadi peserta Astra Honda Motor Best Student dapat menjadi duta bagi Astra Honda, terutama di lingkungan pelajar tersebut. Melalui apa yang telah kalian ikuti, saya berharap kalian dapat menyebarkan informasi mengenai kelebihan dan keunggulan Honda di setiap saat.”
Bapak Kristanto, Head of Corporate Communication AHM
pada sambutan penutupan AHMBS 2008

Terlepas dari perubahan-perubahan yang saya alami sehingga saya dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, saya tidak melupakan tanggung jawab saya sebagai Duta Astra Honda Motor karena setiap pelajar AHMBS 2008 secara tidak langsung turut menjadi duta bagi Astra Honda Motor dalam mempromosikan sepeda motor Honda di lingkungan pelajar tersebut.

Hal yang pertama kali saya lakukan adalah menuliskan pengalaman-pengalaman berharga yang telah saya dapatkan selama mengikuti kegiatan AHMBS 2008 dalam bentuk tulisan media cetak*. Hal ini saya lakukan karena saya juga seorang reporter dari Koran Harian Padang Ekspres dan tabloid P’Mails yang terbit di Sumatra Barat.

Kemudian, tanggung jawab lainnya sebagai seorang Duta Astra Honda Motor juga saya laksanakan tidak jauh dari hasil karya tulis ilmiah yang saya tulis untuk mengikuti AHMBS 2008 yaitu mengenai sejauh mana pelajar SMA peduli akan pelestarian lingkungan dan kesadaran pelajar pengendara sepeda motor untuk menggunakan sepeda motor yang ramah lingkungan.

Berdasarkan kesimpulan yang saya peroleh pada karya tulis ilmiah tersebut, saya mendapati bahwa pelajar SMA saat ini telah memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Sayangnya, pelajar SMA yang menggunakan sepeda motor belum memiliki kesadaran menggunakan sepeda motor yang ramah lingkungan karena minimnya informasi mengenai sepeda motor yang ramah lingkungan tersebut.
Di sini saya mencoba mempromosikan sepeda motor Honda sebagai sepeda motor yang ramah lingkungan di antara teman-teman saya di sekolah dan lingkungan di sekitar tempat saya tinggal. Saya mempromosikan kepada teman-teman saya tersebut mengenai sepeda motor Honda yang telah menggunakan teknologi PGM-FI dan memenuhi standar emisi EURO 2 yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga sepeda motor Honda ramah terhadap lingkungan.

Apalagi, teknologi PGM-FI yang digunakan pada sepeda motor Honda selain dapat mengurangi emisi gas buang yang menyebabkan polusi udara dan pemanasan global, teknologi ini juga dapat menghemat bahan bakar, memiliki tarikan yang lebih responsif, mesin mudah dihidupkan pada kondisi apapun, dan memudahkan perawatan berkala.

Hasilnya, teman-teman saya menjadi tertarik dengan sepeda motor Honda yang ramah lingkungan. Teman saya yang sebelumnya telah memiliki niat untuk memiliki sepeda motor memutuskan untuk menggunakan sepeda motor Honda sebagai pilihannya.

***

“Saya percaya kegiatan ini dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk hidup yang lebih baik di masa mendatang”
Bapak Siswanto, Executive Vice President Director of AHM
Pada sambutan pembukaan AHMBS 2008 di pabrik AHM plan tiga Cikarang

From zero to hero. Astra Honda Motor Best Student 2008 telah memberikan banyak hal positif dan berharga kepada saya sehingga saya yang sebelumnya adalah individu yang tidak banyak berbuat menjadi individu yang lebih banyak berbuat dan lebih baik.

Sesuai dengan tema dan tujuan akhir dari AHMBS 2008: Metamorphosis. Setiap pelajar yang telah mengikuti kegiatan AHMBS 2008 diharapkan dapat bermetamorfosis layaknya kupu-kupu. Jika diibaratkan, pelajar sebelum mengikuti kegiatan AHMBS 2008 seperti ulat yang hanya dapat memakan daun-daun atau hanya bisa menerima. Kemudian pelajar yang sedang mengikuti AHMBS 2008 seperti halnya kepompong yang sedang bertransformasi. Saat AHMBS 2008 inilah, transformasi ini dibentuk sedemikian rupa dan sebaik mungkin hingga pada akhirnya pelajar yang telah mengikuti AHMBS 2008 dapat menjadi individu yang lebih baik lagi ibarat kepompong yang telah menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah.

Saya berharap Astra Honda Motor dapat terus mengadakan kegiatan AHMBS untuk tahun-tahun ke depannya. Melalui kegiatan AHMBS ini, saya ingin melihat pelajar-pelajar lainnya juga dapat bermetamorfosis menjadi individu yang lebih baik lagi. Hingga pada akhirnya, kami semua, pelajar yang telah mengikuti AHMBS dan dapat berkembang menjadi individu yang lebih baik ini suatu saat dapat membawa dan memimpin bangsa Indonesia mencapai kemakmuran dan kejayaan.

Tak lupa saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Astra Honda Motor yang telah melaksanakan kegiatan AHMBS karena melalui kegiatan inilah saya dapat berkembang menjadi individu yang lebih baik. Memang Honda selalu lebih unggul.

Cesar Zehan Camille
Peserta AHMBS 2008
Perwakilan Main Dealer CV.Hayati
Sumatra Barat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: