2018 Jadi Walikota, 2029 Jadi Presiden RI
Mei 6, 2008 pada 2:59 pm (Umum, Uncategorized)
Mungkin niat saya, seorang anak SMA jadi walikota cuma dianggap main-main. Sejak menuliskan niat saya menjadi walikota di blog ini pada hari Sabtu, 3 Mei 2008, ada beberapa komentar masuk yang menanyakan keseriusan dan dukungan bagi saya. Tapi dari awal saya sudah pasang target, 2018 saya jadi walikota Padang (26 tahun), 2023 saya jadi gubernur Sumatra Barat (31 tahun), dan 2028 saya berniat jadi orang nomor satu di negeri ini (36 tahun). Dengan usia dan semangat yang relatif muda untuk ukuran pemimpin, saya siap berbuat yang lebih baik untuk daerah dan negeri ini.
Tidak hanya target untuk menjadi orang nomor satu, berbagai visi dan misi juga telah saya siapkan mulai dari pembangunan hingga misi krusial: menegakkan syariat Islam. Bagi sebagian orang, niat saya mungkin dinilai main-main. “Baru anak SMA udah banyak omong…”, “Jangan menghayal deh…”, “Jangan cari sensasi…”, “Emang bisa….” begitulah tanggapan orang pada saya.
Agak sakit hati memang, kalau cita-cita atau niat baik saja sudah dikatakan yang bukan-bukan.
Padahal Michael Sessions, siswa SMA berusia 18 tahun (kira-kira kelas 3 SMA), yang menjadi walikota di Michigan saja mendapat dukungan dari warga dan teman-temannya. Ia bahkan mampu mengalahkan calon incumbent Doug Ingles dengan suara 732-668. Sebuah bukti bahwa calon muda kadang lebih unggul daripada calon yang telah berumur dan berpengalaman.
Tapi yah, dibalik semua itu saya tetap yakin dan bertekad untuk menjadi seorang pemimpin yang mampu membawa negeri ini ke dalam perubahan yang lebih baik. Seorang calon pemimpin tentulah harus kuat dari berbagai halangan yang merintangi jalannya, bertekad keras, dan sungguh-sungguh bukan? Selagi jiwa dan raga ini masih muda dan banyak hal yang insya allah bisa saya lakukan, saya akan maju menjadi orang pertama yang membawa negeri ini menjadi lebih baik.
Terima kasih buat dukungannya kepada mas Anang, mbak Suci, dan bang Abahoryza.
Tulisan Terkait:
Blogger for Walikota
Kiprah Calon Independen: blogger padang yang nyalon walikota terganjal usia

abahoryza berkata,
Mei 7, 2008 pada 8:32 am
ayooo semangat, tidak ada yang tidak mungkin didunia ini, asal ada niat dan mempersiapkan diri secara penuh
sucikeren berkata,
Mei 7, 2008 pada 2:33 pm
yup! semuanya mungkin kok! salut buat semangatnya! setidaknya gw liat kamu udah punya jiwa pemimpin (ingat pemimpin lho! bukan penguasa!!!) good luck bro!
vinnamelwanti berkata,
Mei 8, 2008 pada 1:50 pm
Nice Topic….
Fe berkata,
Mei 28, 2008 pada 2:31 pm
Go Padang Go Padang Go!!!
Kamu kira para Nabi itu sekolah utk bisa memimpin sekian banyak umat?? Malah umat nya brperilaku bringas banget.. Tapi ya, g mungkin jg org2 bakal mau milih calon2 yg background edukasinya kurang bagus…
Padahal smua org (satu Indonesia ini) juga tau, yg meminpin skrg itu sudah menamatkan banyak S-S (S1, S2, S3, dll), tapi tau sendiri kan hasilnya gimana??
Apakah Indonesia bertambah baik ditangan mereka yang berpendidikan itu?
Malah mereka kebanyakan korupsi nya, moral mereka bejat banget, mulai dari Yahya Zaini s/d suaminya Kristina (nama Al Amin itu g cocok banget buat dia)..entah itu fitnah atw kaga’..yang penting g mungkin ada asap kalo g ada api…belum lagi pejabat2 lain yg skandalnya blm trungkap..bukannya su’uzon ma mrk..tapi bgitulah keadaan nya…
karena, moral itu g ada hub nya ma pendidikan..harusnya sih berhubungan, balik lg kemanusianya..dia temenan ma Syaitan g….kalo iya, hancurlah dia..kalo kaga’..syukur deh..