September 28, 2007 pada 5:30 pm (Agama)
Ini pertanyaan yang sungguh menarik. Di dalam ayat-ayat Al-Quran, saya menemukan bahwa Allah setidaknya berfirman tiga kali bahwa setiap umat mempunyai seorang rasul. Rasul sebagaimana yang kita tahu merupakan manusia pilihan Allah yang ditugaskan untuk mengajak manusia menyembah Allah serta memberikan kabar gembira kepada orang yang beriman dan kabar buruk bagi orang yang lalai menyembah Allah.
Ayat-ayat Al Quran itu yang saya temukan adalah:
Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikit pun) tidak dianiaya. (QS Yunus 47)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (QS An-Nahl 89)
Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan. (QS Fathir 24)
Karena ini firman Allah dan Allah bahkan menyatakannya tiga kali dalam Al Quran, maka pastilah memang setiap umat mempunyai rasul. Umat di dunia ini sangat banyak sekali jumlahnya. Sekarang, apakah umat/ bangsa Indonesia ini pernah pula memiliki rasul seperti Hud as. yang diutus untuk bangsa Ad, Saleh as. yang diutus untuk bangsa Tsamud, Syuaib kepada penduduk Madyan, dan Musa as. serta Isa as. kepada bangsa Bani Israil?
Sebagaimana yang tertulis dalam sejarah Indonesia pada Buku Pintar Seri Senior karya Iwan Gayo, masyarakat mulai berkembang di Indonesia sekitar 1600 SM artinya 1600 tahun sebelum masa Nabi Isa as. dan juga lebih kurang 2100 tahun sebelum masa Nabi Muhammad saw.
Saya pernah membaca bahwa antara Nabi Isa as. dan Nabi Muhammad as. terjadi masa kekosongan Nabi. Jadi sebelum masa ini, muncul nabi/ rasul yang diutus untuk setiap umat untuk mengemban tugas dari Allah. Apakah bangsa Indonesia pernah juga diutus rasul oleh Allah? Silahkan anda jawab sendiri. Namun yang jelas, kita tetap harus beriman kepada rasul terakhir untuk umat manusia, Nabi Muhammad saw. Wallahua’lambissawab
1 Comments
September 25, 2007 pada 3:43 pm (Agama)

[6:108] Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
Tadi pagi, usai tadarusan, saya menemukan ayat ini di Al Quran, Surat Al-An’am ayat 108. Setelah membaca berulang-ulang dan memahami dari ayat ini, saya jadi teringat dengan kenyataan yang ada di dunia maya saat ini.
Kebebasan yang ada di dunia maya saat ini banyak dijadikan sebagai tempat hujat-menghujat antar agama. Agama yang satu menyerang agama yang lainnya, lengkap dengan pengikutnya bahkan tuhannya sekaligus. Yang amat memprihatinkan, hujatan seperti ini tidak pernah berhenti karena masing-masing pihak saling menganggap dirinya benar.
Bagi umat Islam saya menghimbau, mari kita renungkan ayat diatas. Kita tidak perlu menghujat tuhan-tuhan, berhala-berhala, dan apapun yang menjadi sembahan orang non muslim. Kita tak perlu menghina Yesus, Budha, Brahman, dan apa-apa yang dijadikan sembahan oleh umat agama lainnya. Cukuplah kita mendakwahkan kebenaran Islam yang haqiqi. Cukuplah kita tetap pada iman kita dan menyiarkan syiar Islam dengan cara yang baik sesuai yang diajarkan nabi.
Menghina sembahan agama lain hanya akan menimbulkan permusuhan. Selain itu, sesuai ayat diatas, menghina sembahan mereka justru akan menghina Allah swt dengan sendirinya pada akhirnya. Tentu kita tidak ingin jika Allah swt sebagai satu-satunya tuhan bagi kita, bagi umat Islam dihina dan dihujat secara bebas seperti yang banyak terdapat di blog.
Jadi wahai saudaraku yang seiman, tak perlu kita menghina mereka, dakwahkanlah kebenaran Islam itu dengan jalan yang baik. Menghina hanya justru mendatangkan sikap saling permusuhan dan makin menutup hati mereka untuk menerima Islam. Janganlah kita memulai menentang dan menghina mereka dengan langsung sehingga membuat mereka menentang dengan lebih kuat dan hina.
Terkecuali jika mereka (umat non muslim) yang memulai permusuhan dan pertentangan. Kewajiban kita sebagai umat Islam adalah membela agama kita dengan cara yang sudah diatur oleh Rasullullah SAW sebagaimana saat ia menghadapi permusuhan dari kaum kafir Quraisy.
Kepada umat non muslim saya menghimbau, janganlah terus melakukan permusuhan terhadap umat Islam. Islam adalah agama yang damai. Islam tidak membenarkan adanya kekerasan seperti yang diperintahkan Allah. Cukuplah hujat-menghujat kita hentikan disini. Mari kita berdiskusi dan saling berdakwah dengan benar, dengan cara yang baik jika agama anda adalah agama yang damai.
4 Comments
September 22, 2007 pada 5:01 pm (Umum)
Dibawah ini merupakan foto-foto akibat gempa yang mengguncang Bengkulu dan sekitarnya yang diambil di Padang. Foto-foto ini berasal dari dokumentasi Harian Pagi Padang Ekspres beberapa saat setelah kejadian. Diantara foto-foto tersebut tampak dua showroom mobil yang hancur yaitu showroom milik PT.Sutan Kasim dan juga Showroom mobil Hyundai serta sebuah mobil hadiah dari bank Mandiri yang remuk.

Bagian depan Plaza Andalas yang hancur akibat gempa

Mobil hadiah Bank Mandiri remuk akibat gempa

Showroom Hyundai yang hancur akibat gempa

Showroom milik PT.Sutan Kasim
Comments
September 20, 2007 pada 12:32 pm (Komputer)
PC Media Anti Virus RC 20 telah keluar dalam PC Media bulan Oktober 2007 dalam edisi DVD. Dari file readme.txt yang disertakan, pada rilis ini ditambahkan database pengenal dan pembersih 89 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1121 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di RC20 ini oleh engine internal PCMAV. Selain itu, tentu juga sudah dilakukan perbaikan dan improvisasi fitur yang ada.
Untuk mendownload PC MAV RC 20 (1,53 MB), pilih salah satu server berikut (untuk saat ini update belum tersedia):
DivShare | Indowebster.com | Rapidshare
PC Media Antivirus (PCMAV) 1.0 RC20
Copyright (c) 2007 Majalah PC Media, A member of Pinpoint Publications
Link disediakan oleh: maseko
74 Comments
September 14, 2007 pada 3:45 pm (Umum)
Mungkin ini pertanyaan yang menarik bagi anda. Apakah di Padang ada restoran Padang? Mitos dan pendapat orang-orang yang datang ke Padang selama ini mengatakan bahwa di Padang tidak ada satupun restoran yang jelas-jelas menyatakan menyediakan masakan Padang atau mengaku sebagai restoran Padang. Oleh karena itu, ketika anda berkunjung ke Padang, anda mungkin tak akan menemukan restoran Padang di manapun daerahnya di Kota Padang.
Namun bukan berarti bila anda tidak menemukan restoran Padang anda tidak bisa makan masakan Padang. Sebenarnya hampir seluruh restoran Padang pasti menyediakan masakan Padang mulai dari rendang, dendeng, dan masakan khas Padang/ Minangkabau lainnya. Masalahnya, tidak ada satupun restoran di Padang dengan jelas mengakui sebagai restoran Padang. Saya sendiri tidak tahu kenapa pemilik restoran di Padang melakukan hal tersebut.
Akhir bulan Agustus yang lalu, di samping sungai Bandar Bekali, depan Gor Haji Agus Salim Padang, ada sebuah restoran yang buka. Restoran itu merupakan restoran Sederhana, dan sepertinya merupakan cabang dari restoran Sederhana yang buka di Jakarta. Uniknya, restoran ini dengan bangga mengaku sebagai restoran Padang, hal yang tak lazim untuk restoran lainnya di Padang. Bahkan tulisan “Masakan Padang” itu jelas-jelas terpampang di papan nama restoran tersebut.
Mungkin inilah restoran di Padang yang pertama kali mengaku sebagai restoran yang menyediakan masakan Padang (menurut sepengetahuan saya). Dan mungkin, restoran ini telah mematahkan mitos bahwa di Padang tidak ada restoran Padang.
Comments