Agustus 28, 2007 pada 5:52 pm (Opini)
Baca koran pagi hari ini, hati saya rasanya sakit. Muncul perasaan iri sekaligus jengkel dalam hati. Seorang anak Indonesia berusia 9 tahun keturunan Cina berhasil masuk universitas di Hongkong dengan nilai sangat luar biasa.
“Seorang anak genius matematika berusia sembilan tahun telah diterima di sebuah universitas di Hong Kong, dan mengatakan kepada wartawan bahwa ia sulit berkomunikasi secara akademik dengan anak-anak sebayanya.
March Boedihardjo, anak Cina Indonesia yang tinggal di Hong Kong, bulan ini meraih nilai tinggi dalam A-levels - yang normalnya untuk anak usia 18 tahun - sehingga memenuhi syarat untuk masuk di Hong Kong Baptist University.
Ketika ditanya apa yang dilakukannya di waktu senggang, March Boedihardjo menjawab, ia suka membaca buku atau main games bersama teman-teman, tetapi secara akademik ia tidak dapat berkomunikasi dengan mereka.”
Begitulah yang tertulis di koran tersebut. Ya, lagi-lagi etnis Cina di Indonesia yang unjuk gigi di pentas dunia. Saya pun bertanya dalam hati, “Kok lagi-lagi Cina. Mana orang yang berprestasi yang benar-benar keturunan Indonesia. Mana Indonesia kita?”
Sebenarnya rasa ini timbul bukan karena saya membenci etnis Cina dan tidak menyukai keberadaan mereka. Saya justru sebenarnya punya banyak kawan yang berasal dari etnis keturunan Cina. Saya juga tahu, mereka adalah orang Indonesia juga, meski berasal dari keturunan Cina.
Tapi kok, malah orang keturunan Cina yang membanggakan Indonesia? Mana orang yang benar asli orang Indonesia yang berprestasi mengharumkan nama bangsa. Apakah orang Indonesia yang sejak zaman dahulu kala menghuni di Indonesia tidak punya prestasi?
Sejak Indonesia merdeka saya lihat, orang Cina lebih banyak ikut andil dalam menyumbangkan prestasi bagi Indonesia mulai dari olahraga, teknologi, hingga olimpiade sains. Dimana ada prestasi, di situ pasti ada orang Cina. Tidak hanya prestasi sebanarnya, bahkan Presiden RI pun (Gusdur) adalah keturunan Cina.
Lihat jugalah kekayaan dan kehidupan orang keturunan Cina di Indonesia. Mereka semua banyak yang mempunyai kekayaan yang berlimpah, mobil mewah, rumah besar, ruko dan perusahaan dimana-mana. Sedangkan orang Indonesia? Banyak yang miskin dan amelarat di tanah airnya sendiri.
Artikel ini saya tujukan sebagai bahan renungan bagi kita bangsa Indonesia “asli”. Akankah kita menjadi orang yang “payah” di negeri yang telah lama kita tinggali ini? Apakah kita akan selalu tergantung pada orang keturunan Cina? Renungkanlah!
16 Comments
Agustus 28, 2007 pada 5:52 pm (Umum)

Berdirinya VOC di Indonesia tidak lepas pengaruhnya dari Zionisme. Bangsa Yahudi Belanda sedikit-mulai sedikit mulai menanamkan pengaruh zionisme di Indonesia. Lihatlah lambang VOC yang amat mirip dengan lambang zionisme bintang daud yang juga terdapat pada bendera Israel.
============================
Artikel terkait:
Logo Trans TV = Lambang Freemason
Logo Indosat = Lambang Zionisme
14 Comments
Agustus 28, 2007 pada 5:46 pm (Agama)

Sebagai dampak pengambil alihan saham Indosat oleh Singtel (perusahaan telekomunikasi terbesar Singapura), benih-benih zionisme pun tertanam di tubuh Indosat, termasuk penggunaan lambang yang juga berbau zionisme.
93 Comments
Agustus 27, 2007 pada 3:48 pm (Komputer)
Anda kenal dengan virus Feelcomz? Virus ini sungguh luar biasa karena hingga saat ini tidak ada antivirus yang sanggup mengenali virus ini dan memberantasnya termasuk PC Media Antivirus RC 19 yang juga tidak mampu memberantas virus ini.
Menurut kabar yang beredar di internet, virus ini berasal dari Kota Padang dan dibuat oleh mahasiswa Universitas Putra Indonesia Fakultas Ilmu Komputer. Nama virus Fellcomz pun tampaknya singkatan dari Fakultas Ilmu Komputer.
Virus ini sangat mudah menyebar melalui flashdisk. Saat masuk ke flashdisk, induk virus membuat dua file yaitu Who is …….. (nama flashdisk/username komputer)?. Contohnya Who is anto? Induk virus juga membuat file Autorun.inf yang tidak tampak (hidden file). Untuk file Who is …….. ? virus ini menyamarkan diri dengan menggunakan ikon text document dan memakai ekstensi .exe.

Apabila kedua file ini langsung diberantas pada komputer yang belum terkena virus, maka tidak terjadi masalah dan komputer tidak akan terkena virus. Namun apabila kedua file ini dibuka, virus akan segera menginfeksi komputer anda dan membuat file induk di folder Windows.
Apa saja yang dilakukannya?
Saat menginfeksi Komputer, virus ini membuat file induknya di folder C:/Windows/system32 dengan nama winzip.exe berukuran 56 KB dan juga folder Feelcomz di Windows yang berisi pesan dari pembuat virus dengan format file .html. Pesan dari pembuat virus ini juga terdapat di menu Start/Program dan juga folder My Document. Isi pesannya yaitu bahwa virus ini tidak berbahaya, virus ini kata sang pembuat virus hanya berburu file brontok.

Setiap komputer kita hidupkan, induk virus akan membuat file Who is ……. (nama user)? dan autorun.inf di setiap Harddisk dan Flashdisk yang tertanam di komputer dan juga file Readme for …….. (nama folder) di setiap folder yang ada di komputer dengan ukuran 56 KB.
Apabila file autorun.inf, Who is…….? dan Readme for….. dihapus, induk virus akan segera membuat file baru yang sama dengan file yang dihapus.
Virus ini juga akan mendisable Taskmanager dan menggantinya dengan sebuah jendela yang berisi pesan yang berbunyi Hmmm…. Betul!. Di dalam pesan ini juga terdapat foto yang diperkirakan foto sang pembuat virus.
Lalu bagaimana menghapus virusnya?
Karena tidak ada antivirus yang bisa menanganinya setahu saya, maka cara satu-satunya adalah dengan cara manual. Untuk menghapus virus ini mudah saja. Terlebih dahulu kita harus membasmi induk virus yaitu winzip.exe di folder C:/Windows/System32. Hapuslah dengan aplikasi killbox.exe karena apabila dihapus dengan cara manual tidak akan bisa. Aplikasi killbox.exe dapat anda download disini.
Setelah induk virus dihapus, anda tinggal membersihkan sisa-sisa virus nya yaitu folder Feelcomz di Start menu, My Document, C:/Windows, Readme for…..?, Autorun.inf dan juga Who is…..?.
Nah, selamat mencoba!
3 Comments
Agustus 23, 2007 pada 5:48 pm (Komputer)
Peluncuran Sistem Operasi (OS) Microsoft Windows Vista beberapa bulan yang lalu amat mengecewakan pengguna komputer Windows. Pasalnya, Windows Vista memerlukan dukungan perangkat Hardware yang dipaksakan dan juga belum banyaknya software yang kompatibel dengan sistem operasi ini.
Tidak hanya pengguna komputer, para produsen Hardware juga kecewa karena harapan bahwa perangkat keras mereka akan terjual laris setelah diluncurkannya Windows Vista tidak kunjung terwujud. Sebaliknya, banyak pengguna komputer yang memilih Hardware seadanya yang cocok dengan Windows XP.
Menurut situs Sofpedia seperti yang dikutip oleh PC Mild, akhirnya Microsoft mengumumkan akan meluncurkan sistem operasi terbaru mereka tahun 2009. Perusahaan milik Bill Gates ini rencana akan meluncurkan sistem operasi dengan nama “7″. Pengumuman ini disampaikan Microsoft saat ajang komputer di Orlando, Amerika Serikat.
Tidak ingin pembuatan sistem operasi ini memakan waktu lama seperti Windows Vista, Microsoft akan menciptakan jadwal rilis yang lebih tepat dan proses informasi yang lebih jelas, dengan cara membuat konsumen serta manufaktur hardware mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk sistem operasi terbaru terbaru.
Microsoft “7″ yang sebelum ini diberi kode nama Microsoft Windows Vienna ini direncanakan akan dirilis dengan versi 32-bit dan 64-bit. Kita harapkan saja Microsoft “7″ ini dapat memenuhi harapan pengguna komputer di seluruh dunia.
1 Comments